top of page
  • Gambar penulisPandu Laut Nusantara

Angkat Nelayan dari Laut Kemiskinan Menuju Laut Kesejahteraan Bersama Samudera Peduli


(Lima perahu berdesain khas Samudera Indonesia dan satu desain mural keindahan bawah laut)


(23 November 2023) — Pada sore hari yang cerah di Pantai Bulak Setra Pangandaran, berjajar rapi 6 buah perahu nelayan. Para nelayan penerima manfaat dan keluarganya telah bersiap untuk mengikuti acara serah terima program bagi-bagi kapal. Dalam kesempatan yang berharga ini Pandu Laut Nusantara bekerja sama dengan Samudera Indonesia dalam rangka melaksanakan program CSR nya melalui Yayasan Samudra Indonesia Peduli dalam program Bagi-Bagi Kapal untuk nelayan-nelayan kecil di Pangandaran.


(Penyerahan simbolik bantuan perahu, oleh direktur Samudera Peduli)


Melalui program ini kami berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial bagi masyarakat pesisir, khususnya bagi nelayan-nelayan kecil Pangandaran. Dengan upaya pendistribusian bantuan berupa enam buah perahu lengkap beserta mesin, paket jaring serta prsediaan bahan bakar perahu untuk dua bulan pertama. Harapan kami dengan adanya bantuan fasilitas melaut ini, ketergantungan nelayan kecil terhadap juragan-juragan pemilik perahu berkurang, sehingga dapat menciptakan kemandirian ekonomi bagi para nelayan.


(Potret nelayan penerima bantuan Bagi-Bagi Kapal)

Keenam penerima manfaat program bagi-bagi kapal ini adalah nelayan-nelayan yang berasal dari desa-desa nelayan Pangandaran. Mereka adalah nelayan-nelayan kecil yang bertahun-tahun melaut dengan perahu milik orang lain atau lebih dikenal dengan sebutan 'Janggol'. Salah satunya adalah Bapak Yasim yang merupakan nelayan dari desa Babakan, Pangandaran.


(Potret Bapak Yasim)

"Saya Yasim asli dari Pangandaran, kesehariannya melaut ikut sama orang. Saya jadi nelayan sudah 20 tahun ikut sama orang lain".

Tutur Bapak Yasim, Ia juga mengungkapkan keinginannya untuk memiliki perahu sendiri, agar ia dapat melaut secara mandiri. Ikan yang sering ia tangkap di laut adalah bawal putih, udang, dan lobster, namun keuntungan dari hasil tangkapannya masih dibagi dengan juragan pemilik kapal dan nelayan. Dengan adanya bantuan perahu ini Bapak Yasim sangat berterimaksih kepada Samudera Peduli dan Pandu Laut, beliau berharap bantuan ini dapat menambah pendapatannya sehingga ia dapat mencukupi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

Semoga di masa mendatang tidak hanya nelayan Pangandaran yang dapat memperoleh penghasilan lebih secara mandiri namun, seluruh nelayan kecil di Indonesia agar dapat menikmati hasil tangkapan yang melimpah dan dapat menyejahterakan keluarganya, serta senantiasa berdaya dan berdiri di atas kaki sendiri.










9 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Comments


bottom of page