top of page
  • Pandu Laut Nusantara

Gelombang Laut Menghantam Puluhan Rumah di Pantai Kendawangan


Ilustrasi gelombang laut tinggi disertai badai. Foto: Vietnam News Agency / AFP

Akhir-akhir ini perubahan iklim membuat cuaca berubah ekstrem, akibatnya air laut menjadi pasang disertai badai.


Dampak tersebut bukan hanya dirasakan oleh para nelayan yang menggantungkan hidupnya di laut, namun juga terdampak kepada rumah masyarakat yang tinggal di dekat pesisiran.


Cuaca ekstrem tersebut berdampak kepada puluhan rumah di kawasan pesisir Pantai Kendawangan, Kalimantan Barat yang rusak dihantam gelombang laut pada Jumat (23/12/2022) lalu.


Adapun kawasan terparah yang diterjang ombak, yaitu Dusun Sungai Tengar dan Dusun Tanjung, Desa Mekar Utama, Kecamatan Kendawangan.


Menurut Perbekel Mekar Utama Hasbuna, terdapat 80 kepala keluarga yang terdampak gelombang pasang air laut yang berada di bibir pantai. Namun, dari data yang dihimpun pihak desa, rumah yang rusak parah akibat gelombang laut sebanyak 18 rumah, sementara sisanya rusak ringan.


“Untuk data sementara bantuan yang sudah disalurkan kurang lebih untuk 80 kepala keluarga. Dari data yang kami himpun, rumah rusak terdampak hanya 18 rumah, sementara sisanya rusak ringan,” jelasnya.


Sementara itu, Hasbuna menyampaikan terima kasihnya kepada perangkat desa bersama unsur BPD dibantu Babinsa, Bhabinkamtibmas, Bhabinpotmar, dan Manggala Agni Wilayah Kendawangan, serta pihak lainnya yang telah ikur menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak bencana alam gelombang pasang air laut.


“Kami ucapkan terima kasih kepada perusahaan kelapa sawit Bumitama Gunajaya Agro (BGA) yang telah memberikan bantuan berupa beras dan sembako lainnya untuk warga yang terdampak bencana gelombang pasang air laut. Semoga bantuan ini cukup bermanfaat dan dapat meringankan beban ekonomi warga,” ucapnya.


Atas kejadian tersebut, Hasbuna berharap kondisi rumah warga yang rusak akibat terjangan angin kencang dan gelombang tinggi air laut dapat perhatian serius, baik dari pemerintah maupun swasta.


Region Head PT BGA Metro Kendawangan, Chairil Manar Jambak, melalui Zainal Mustafa dari Head of Corporate Affair (CA) didampingi Samsu Alam dari HOS PT BGA Wilayah VI mengatakan, bantuan ini merupakan respon cepat pihak BGA.


Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) tanggap darurat, bantuan ini diberikan untuk masyarakat yang terdampak gelombang pasang air laut di Desa Mekar Utama.


“Bantuan ini semoga dapat meringankan beban ekonomi warga. Meski nilainya tidak seberapa, namun bentuk kepedulian dan rasa empati perusahaan PT BGA kepada warga terdampak musibah bencana itu merupakan komitmen perusahaan kami,” tutup Zainal.


Sumber: Pontianak Post

5 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua
bottom of page