top of page
  • Gambar penulisPandu Laut Nusantara

#KitaPanduLaut: "Pandu Laut Reels Competition"


Geliat menjaga kebersihan pantai dari sampah, agar tetap hijau dan bersih, tak ada matinya bagi Pandu Laut Nusantara, karena laut adalah masa depan bangsa-anak cucu kita.


Demi terciptanya keberlanjutan dan alam yang sehat tanpa polusi sampah, Pandu Laut berinisiatif menyelenggarakan sebuah program positif, yaitu "Pandu Laut Reels Competition" dengan tagar Kita Pandu Laut.


Adanya program ini, karena kendala sebuah jarak yang membatasi para relawan untuk mengikuti seluruh aksi Pandu Laut. Kendala tersebut diterima oleh Pandu Laut dari para relawan yang berasal dari seluruh Pulau Jawa, Bali, dan Lampung.


Para relawan Pandu Laut mengungkapkan, ketidakhadiran mereka terkendala karena kampung halaman terlalu jauh dari lokasi setiap aksi yang diselenggarakan Pandu Laut.


Oleh sebab itu, Pandu Laut menghadirkan Project Kita Pandu Laut: "Pandu Laut Reels Competition" yang dibuka pada tanggal 14 Februari 2023 sampai batas akhir unggah video pada tanggal 13 Maret 2023.


Sehingga para relawan yang peduli dengan pantai dan laut dapat melakukan aksi bersih-bersih di pantai mereka sendiri dan mengemasnya ke dalam sebuah video kreatif.


Sementara itu, Kita Pandu Laut didefenisikan sebagai sebuah aksi yang menyatukan kita semua secara daring untuk masa depan laut kita, yang berarti siapa saja yang peduli terhadap lingkungan dan laut Indonesia bisa menjadi bagian dari Pandu Laut, tak peduli siapa dan dari mana asalnya.


Kompetisi ini mengusung tema: "aksi bersih pantai sebagai ajakan untuk menjadi inspirasi bagi orang lain untuk ikut aksi bersih-bersih pantai".


Selain berkompetisi, hal tersebut juga sebagai bentuk dorongan yang diinisiasi Pandu Laut kepada aktivis lingkungan dalam meminimalisir sampah plastik yang mencemari daerah mereka.


Kagetnya, ternyata project ini pun direspon dengan baik oleh para aktivis lingkungan, dengan sikap kepedulian terhadap laut dan pantai yang tersemat dalam gejolak jiwa mereka, sehingga menghasilkan video-video kreatif yang dapat menginspirasi masyarakat banyak.


Banyak video yang diterima dengan baik oleh Pandu Laut. Video-video tersebut, baik secara individu, pasangan, keluarga, teman, dan bahkan kelompok siswa yang tengah melakukan aksi bersih-bersih pantai.


Tentunya Pandu Laut sangat mengapresiasi seluruh peserta yang telah mengirimkan video aksinya. Sesuai ketentuan kompetisi, semua video melalui tahap kurasi dan penilaian oleh tim Pandu Laut, dengan kriteria penilian, yaitu relevansi konten dengan tema lomba dan kreativitas video.


Maka dari kriteria penilaian tersebut, tim Pandu Laut mengategorikan juara 1, 2, 3, dan 2 juara favorit, yang diraih oleh:


Juara I jatuh kepada Japet Moryo Doclas, asal Yogyakarta dengan nama akun Instagram @japet_29.


Juara II jatuh kepada Bustomi, asal Pasuruan dengan nama akun Instagram @yaziidbustommy.


Juara III jatuh kepada Earth Hour Mataram, asal Mataram dengan nama akun Instagram @earthhourmataram.


Selanjutnya, Juara Favorit Kategori Partisipan Terbanyak diraih oleh M. Ardiansyah I. Sulaiman, asal Kupang dengan nama akun Instagram @lopoalor_project.


Dan Juara Favorit Kategori Jumlah Like Terbanyak diraih oleh Medi Yansyah, asal Lampung dengan nama akun Instagram @meddy.id.


Pandu Laut mengucapkan selamat kepada para pemenang yang telah dipilih sesuai dengan penilaian tim Pandu Laut Nusantara. Tak lupa juga terima kasih yang sebesar-besarnya disampaikan kepada para peserta yang ikut berpartisipasi dalam kompetisi ini.


Adapun yang mengikuti kompetisi ini lebih dari 60 kelompok yang berasal dari lebih 20 wilayah di Indonesia, yang jika dihitung perorangan, jumlahnya bisa mencapai ratusan orang, di antaranya:


Kab. Polewali Mandar (Sulbar), Lampung Selatan, Kelurahan Akehuda (Maluku Utara), Kab. Malang (Jatim), Bandung, Pangandaran, Kota Denpasar (Bali), Bandar Lampung, Pulau Kaledupa (Sulteng), Bekasi, Jayapura Selatan (Papua), Kec. Teluk Mutiara (NTT), Kab. Serdang Bedagai (Sumut), Pasuruan (Jatim).


Kemudian, Kab. Padang Pariaman (Sumbar), Jember (Jatim), Yogyakarta, Kota Medan (Sumut), Kab. Banyuwangi (Jatim), Semarang Utara (Jateng), Kab. Lombok Timur (NTB), Kab. Sumbawa (NTB), Kab. Aceh Besar, Kab. Batang (Jateng), Kec. Sumur (Banten), Lombok Barat (NTB), Tanjung Pinang (Kepri), Jakarta, Jawa Barat.


Hal tersebut merupakan momen yang luar biasa dan sangat membanggakan bagi Pandu Laut Nusantara, karena begitu banyak orang, dari segala usia yang begitu peduli dengan laut Indonesia. Kerja tim, inisiatif, dan energi terlihat jelas di video mereka.


Kendati demikian, semua video yang diterima tim Pandu Laut sangat menarik, namun sebuah kompetisi tak terlepas dari penilaian yang mengedepankan profesionalitas dalam sudut pandang tim Pandu Laut.


Dengan adanya Project Kita Pandu Laut: "Pandu Laut Reels Competition", dapat menginspirasi masyarakat dalam menjaga kebersihan laut dan pantai, sehingga menumbuhkan rasa kecintaan dan menjadi kebiasaan tersendiri dalam menjaga laut dan pantai.


Perihal sampah, Ketua Umum Pandu Laut Nusantara Susi Pudjiastuti pernah berkata:


"Sampah itu seperti mantan, buanglah mantan pada tempatnya!"

#KitaPanduLaut, Salam Pandu Laut!

8 tampilan0 komentar

Commenti


bottom of page